RL2 #4 Tegangan, arus dan Admitansi komplek
Kenapa harus menghitung admintansi
Menghitung admitansi kompleks penting dalam analisis
rangkaian listrik AC karena memberikan perspektif alternatif dari impedansi dan
mempermudah perhitungan dalam beberapa situasi. Berikut adalah alasan utama
mengapa admitansi perlu dihitung:
Kebalikan dari Impedansi
Admitansi (( Y )) adalah kebalikan dari impedansi
Dalam beberapa rangkaian, terutama yang paralel, menghitung admitansi lebih mudah daripada impedansi karena admitansi total pada rangkaian paralel adalah penjumlahan langsung dari admitansi masing-masing cabang (Y total = Y1+Y2+…Y )
sedangkan impedansi paralel memerlukan perhitungan yang lebih rumit
Impedansi Kompleks
adalah konsep dalam analisis rangkaian listrik AC (arus
bolak-balik) yang menggambarkan total hambatan terhadap aliran arus listrik,
dengan mempertimbangkan
·
resistansi (hambatan murni) dan
·
reaktansi (hambatan akibat induktansi dan kapasitansi).
o
Reaktansi Induktif (X L)
Berbanding lurus dengan frekuensi (XL=ωL , memberikan kontribusi positif pada bagian imajiner
(+j X L )
o Reaktansi kapasitif (X c) Berbanding terbalik dengan frekuensi (XL=
, memberikan kontribusi negatif pada bagian imajiner (-j X c )
Impedansi kompleks dinyatakan dalam bentuk bilangan kompleks
karena arus dan tegangan AC memiliki perbedaan fase, yang tidak dapat diwakili
hanya dengan angka real.
Definisi:
Impedansi kompleks (( Z )) diukur dalam ohm (Ω\Omega ) ) dan
dinyatakan sebagai:
Z=R+ jX
Unit
imajiner (j2=−1)
Soal
Sebuah rangkaian listrik AC memiliki impedansi total
Z=3+j4 ΩZ = 3 + j4 . Tegangan sumber diberikan sebagai V=100∠30∘ (dalam bentuk polar).
·
Tentukan arus yang mengalir dalam rangkaian
dalam bentuk polar dan rektangular.
·
Hitung admitansi kompleks dari rangkaian dalam
bentuk rektangular.
·
Tentukan tegangan pada resistor (R=3 Ω ) dalam bentuk polar.
Tegangan dirubah dalam bentuk rectangular V=100∠30∘=100(cos 30∘+jsin30∘) =100(0.866+j0.5) = 86.6+j50 V
Hitung arus dalam bentuk rectangular :
Ubah arus dalam bentuk Polar
Menentukan Admintansi kompleks
Menentukan tegangan resistor : V R = I . R
V R = I . R = 18.392 – j 7.856 A R = 3 Ω
Admitansi Kemudahan
dalam Perhitungan Kompleks:
Admitansi kompleks terdiri dari konduktansi (bagian real)
dan susceptansi (bagian imajiner), yang membantu memahami sifat rangkaian
(resistif, induktif, atau kapasitif).
Dalam bentuk rektangular (Y=G+jB), admitansi mempermudah analisis daya aktif (terkait ( G )) dan daya reaktif (terkait ( B )).
Desain dan Analisis Sistem:
Admitansi sering digunakan dalam analisis jaringan listrik,
seperti pada sistem transmisi daya atau filter, untuk menentukan bagaimana arus
mengalir melalui berbagai jalur.
Dalam teknik kontrol atau elektronika, admitansi membantu
mendesain rangkaian dengan respons frekuensi tertentu.
Hubungan dengan Daya:
Admitansi memudahkan perhitungan daya kompleks (S=V2⋅Y), di mana bagian real dari admitansi (konduktansi)
berkaitan dengan daya aktif, dan bagian imajiner (susceptansi) berkaitan dengan
daya reaktif.
Contoh Praktis:
Misalkan sebuah rangkaian paralel memiliki dua cabang dengan
impedansi:
Z1=3+j4 Ω
Z2=6−j8 Ω
Menghitung impedansi total langsung akan rumit karena
memerlukan operasi pembagian kompleks. Namun, dengan admitans
Kesimpulan:
Admitansi dihitung untuk:
- · Menyederhanakan analisis rangkaian paralel.
- · Memahami distribusi arus dan daya.
- · Memudahkan desain dan analisis sistem listrik.
- · Memberikan wawasan tentang sifat rangkaian (konduktansi dan susceptansi).
Comments
Post a Comment