RL2 # 3 Fasor & Impedansi
- Tegangan, arus dan Admitansi komplek
- Tanggapan rangkaian R, L dan C paralel sederhana terhadap fungsi pemaksa sinusoida kondisi tunak
- Diagram fasor tegangan dan arus
- Operasi diferensial dan integrasi
Bilangan Kompleks
Diperkenalkan untuk memungkinkan persamaan kompleks
dipecahkan dengan bilangan yang merupakan akar kuadrat dari bilangan negatif, √
-1 .
Dalam teknik listrik, jenis bilangan ini disebut
"bilangan imajiner" dan untuk membedakan bilangan imajiner dari
bilangan riil, huruf " j " yang dikenal secara umum dalam teknik
listrik sebagai operator j , digunakan. Jadi, huruf " j " ditempatkan
di depan bilangan riil untuk menandakan operasi bilangan imajinernya.
Bilangan kompleks yang terdiri dari bilangan riil (komponen
aktif) dan imajiner (komponen reaktif) dapat ditambahkan, dikurangkan, dan
digunakan dengan cara yang persis sama seperti aljabar dasar yang digunakan
untuk menganalisis Rangkaian DC .
Z = x+ jy
Di mana:
Z –
adalah Angka Kompleks yang mewakili Vektor
x –
adalah bagian Nyata atau komponen Aktif
y –
adalah bagian Imajiner atau komponen Reaktif
j – didefinisikan oleh √ -1
Impedansi
Kompleks
Impedansi
adalah generalisasi dari resistansi dalam domain fasor, yang melibatkan
resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C).
Pembagian dalam
bentuk polar
Notasi Fasor
Sejauh ini kita telah melihat berbagai cara untuk merepresentasikan vektor berputar atau vektor stasioner menggunakan bilangan kompleks untuk menentukan titik pada bidang kompleks. Notasi fasor adalah proses membangun bilangan kompleks tunggal yang memiliki amplitudo dan sudut fase dari bentuk gelombang sinusoidal yang diberikan.
Kemudian notasi phasor atau transformasi phasor sebagaimana kadang disebut, mentransfer bagian riil dari fungsi sinusoidal: A (t) = A m cos(ωt ± Φ) dari domain waktu ke domain bilangan kompleks yang juga disebut domain frekuensi. Misalnya:
Ringkasan bilangan kompleks:
- · Bilangan Kompleks terdiri dari dua bilangan berbeda, bilangan riil dan bilangan imajiner.
- · Bilangan imajiner dibedakan dari bilangan riil dengan penggunaan operator j.
- · Angka yang diawali huruf ” j ” mengidentifikasi angka tersebut sebagai angka imajiner pada bidang kompleks.
- · Dalam Bentuk Persegi Panjang, bilangan kompleks direpresentasikan oleh sebuah titik dalam ruang pada bidang kompleks.
- · Dalam Bentuk Polar, bilangan kompleks direpresentasikan oleh garis yang panjangnya adalah amplitudo dan sudut fase.
- · Dalam Bentuk Eksponensial, bilangan kompleks direpresentasikan oleh garis dan sudut yang sesuai yang menggunakan basis logaritma natural.
- · Identitas Euler dapat digunakan untuk mengubah Bilangan Kompleks dari bentuk eksponensial menjadi bentuk persegi panjang.
Kegunaan Operasi Diferensial dan Integral dalam Rangkaian
Listrik
1. Untuk Menentukan
Tegangan dan Arus di Komponen
2. Untuk Mengubah Sinyal Waktu ke Fasor (AC Sinusoidal)
Rangkaian transien
adalah rangkaian listrik yang mengalami perubahan tegangan dan arus secara
tiba-tiba, sementara rangkaian dinamis
adalah rangkaian yang dapat berubah-ubah responsnya terhadap beban yang
berubah-ubah
Rangkaian transien
·
Transien adalah gangguan kualitas daya yang
terjadi saat daya listrik yang disuplai ke sirkuit berubah sesaat./ fase sementara setelah terjadi perubahan
kondisi dalam rangkaian
·
Transien dapat terjadi saat saklar dibuka atau
ditutup, atau saat terjadi gangguan pada sistem.
·
Transien dapat merusak perangkat keras karena
amplitudonya yang tinggi
Rangkaian Dinamis
Rangkaian disebut dinamis kalau di dalamnya ada elemen yang
menyimpan energi, yaitu:
·
Induktor (L) → menyimpan energi dalam bentuk
medan magnet
·
Kapasitor (C) → menyimpan energi dalam bentuk
medan listrik
·
Rangkaian yang hanya punya resistor (R) disebut
statis, karena tidak menyimpan energy
Contoh soal
1. Sebuah arus mengalir melalui induktor L=20 m H dengan
bentuk i(t)=3cos(1000t)A
Tentukan
tegangan V (t) pada induktor.?
2. Tegangan pada kapasitor C=10 μF adalah:
v(t)=5 t V
, Tentukan arus i(t) melalui kapasitor.?
Jawaban:
3. Arus pada kapasitor C=2 μF adalah: i(t)=4mA , entukan tegangan ), jika
Jawaban
Impedansi
Kompleks
Impedansi
adalah generalisasi dari resistansi dalam domain fasor, yang melibatkan
resistor (R), induktor (L), dan kapasitor (C).
Contoh penyajian sinoida dalam fasor
v(t)=10cos(100t+30∘)
fasor V~=10∠30∘
bentuk eksponensial kompleks V~=10e
jπ /6
Keuntungan Menggunakan Fasor
·
Mengubah operasi diferensial menjadi perkalian
aljabar.
·
Mempermudah analisis sistem linear dengan input
sinusoida.
·
Cocok untuk analisis kondisi tunak (tidak untuk
transien).
Notasi Fasor
Sejauh ini kita telah melihat berbagai cara untuk
merepresentasikan vektor berputar atau vektor stasioner menggunakan bilangan
kompleks untuk menentukan titik pada bidang kompleks. Notasi fasor adalah
proses membangun bilangan kompleks tunggal yang memiliki amplitudo dan sudut
fase dari bentuk gelombang sinusoidal yang diberikan.
Kemudian notasi phasor atau transformasi phasor sebagaimana
kadang disebut, mentransfer bagian riil
dari fungsi sinusoidal: A (t) = A m
cos(ωt ± Φ) dari domain waktu ke domain bilangan kompleks yang juga
disebut domain frekuensi. Misalnya:
Diagram fasor arus dan tegangan
tugas ::Tolong di kerjakan
Comments
Post a Comment