Pengertian Energi Bunyi
Energi bunyi adalah energi yang dihasilkan dari sumber bunyi.
Kemampuan ini berkaitan dengan berbagai hal yang terjadi, terutama karena
adanya pengaruh sumber bunyi tadi. Sehingga sumber-sumber energi ini bisa juga
tak semata-mata dari alat musik, gesekan dua benda termasuk dalam energi gerak
menjadi energi bunyi.
Memang benar bahwa alat musik merupakan salah satu sumber bunyi yang
mudah ditemui dan dicari, meski begitu sumber dari energi bunyi adalah beragam
dan bermacam-macam. Manusia tanpa menggunakan alat pun memiliki sumber energi
bunyi alami berupa pita suara yang terdapat di tenggorokan dan menghasilkan
bunyi saat berbicara.
Contoh Sumber Bunyi
Salah satu contoh sumber bunyi yang bisa ditemukan dan dilihat seperti
motor yang berjalan, ketika motor tidak dinyalakan maka tidak akan terjadi
bunyi. Berbeda jika motor ketika dinyalakan, energi listrik menjadi energi
bunyi. Bahkan ketika motor dipacu untuk jalan, maka bunyi yang akan dikeluarkan
akan semakin bertambah keras akibat proses gesekan pada mesin.
Selain itu sumber bunyi lainnya bisa berbentuk alat musik, karena
memang setiap alat musik yang diciptakan atau dibuat pada dasarnya ditujukan
untuk menghasilkan bunyi. Setiap alat musik yang ada diketahui memiliki
resonator, sebuah ruang udara yang fungsinya untuk memperkuat bunyi. Contoh
energi listrik menjadi energi bunyi bisa seperti alat musik yang membutuhkan
listrik.
Pengertian Bunyi
Bunyi adalah getaran yang terdapat di udara, muncul dari hasil
berbagai benda yang digesekkan atau bertabrakan dengan benda lain. Meskipun
pada umumnya, setiap makhluk hidup di dunia bisa menghasilkan bunyi sesuai yang
diinginkan. Karena bunyi berasal dari energi gelombang, gelombang dari benda
bergetar yang kemudian muncul sebagai bunyi.
Fenomena menarik terkait bunyi adalah semakin kuat benda bergetar,
maka akan semakin keras juga bunyi yang muncul dan bisa didengar. Namun
sebaliknya, semakin lemah adanya getaran membuat bunyi susah untuk didengar dan
bahkan bisa hilang begitu saja. Selain karena kekuatan dan jarak, fenomena ini
juga menyimpulkan bahwa bunyi memiliki frekuensi masing-masing.
Gelombang Bunyi
Sebuah gelombang mekanik yang membuatnya bisa merambat lewat sebuah
medium, kebanyakan dan terkenalnya disebut sebagai gelombang longitudinal.
Menjadi salah satu energi yang berasal dari dunia, meski bisa dimunculkan
melalui rekayasa. Kemunculan bunyi yang terdengar karena adanya gelombang bunyi
juga dipengaruhi beberapa faktor seperti keras atau lemahnya bunyi.
Indra untuk Mengeluarkan Bunyi
Manusia dan dan hewan merupakan dua makhluk hidup yang memiliki alat
bantu mendengar bunyi, yakni disebut dengan nama telinga. Dengan mendengar
suara atau bunyi melalui telinga, sedikit banyak orang dan hewan bakal bisa
merasakan adanya sesuatu di sekitar. Selain itu, mendengar bunyi melalui
telinga juga memberi banyak dampak baik bagi kehidupan makhluk hidup.
Pada saat telinga menerima sinyal bunyi, maka gendang telinga
dipastikan akan bergetar sebelum melakukan pemrosesan terhadap bunyi untuk
disampaikan ke otak. Frekuensi atau juga disebut dengan banyaknya getaran dalam
hitungan detik terbagi menjadi tiga jenis dengan salah satunya bisa didengar
oleh manusia, apa saja itu? Berikut beberapa jenis gelombang bunyi tersebut.
Ultrasonik.
Audiosonik.
Infrasonik.
Jenis-jenis Energi Bunyi
A trimester pregnant woman
Infrasonik
Merupakan jenis bunyi yang kekuatan suaranya sangat amat lemah alias
kemungkinan tidak bisa didengar telinga manusia. Infrasonik memiliki jumlah
getaran kurang dari 20 getaran per detik, hal itulah yang membuat telinga
manusia tidak dapat mendengarnya. Meski begitu terdapat beberapa hewan yang
mampu mendengar bunyi infrasonik, seperti jangkrik dan anjing.
Audiosonik
Jenis bunyi dengan karakteristik bisa didengar oleh telinga manusia,
jenis bunyi audiosonik memiliki sekitar getaran bunyi mulai 20 sampai 20.000
getaran per detik. Selain bisa didengar oleh manusia, jenis bunyi audiosonik
juga dapat didengarkan para hewan. Karena memang rasio getaran tersebut mudah
didengarkan.
Ultrasonik
Jenis bunyi ini cukup menarik karena termasuk bunyi yang amat kuat
dengan level di atas audiosonik. Ultrasonik memiliki jumlah getaran mencapai
lebih dari 20.000 getaran per detiknya, meski merupakan jenis bunyi paling kuat
namun manusia tidak bisa mendengarnya. Hanya jenis hewan tertentu yang mampu
mendengarkan bunyi ultrasonik, kelelawar dan lumba-lumba.
Sumber Energi Bunyi
Bunyi tak dapat muncul dengan sendirinya karena memang membutuhkan
sumber bunyi, sumber bunyi berasal dari semua benda. Bisa berupa alat yang mengeluarkan
bunyi, maupun adanya getaran karena pukulan, petikan hingga gesekan maupun
tiupan. Sumber energi bunyi beragam, meskipun yang paling dikenal hanyalah alat
musik.
Gitar dan kecapi merupakan jenis alat musik yang menghasilkan bunyi
dengan dipetik dan digesek, kemudian merdu suara suling yang muncul juga
dihasilkan akibat adanya gesekan dengan udara atau ditiup. Kemampuan alat musik
dalam mengeluarkan bunyi ini tak lepas dari kebanyakan jenis alat dipasangi
resonator yang berupa ruang udara dengan fungsi memperkuat keluarnya bunyi.
Bunyi atau suara bisa didengar dengan pelan, keras dan melengking
karena dipengaruhi tinggi rendahnya bunyi saat keluar dan disebut dengan
frekuensi. Frekuensi adalah jumlah dari banyaknya getaran yang muncul di setiap
detik, satuan frekuensi adalah Hertz (Hz). Frekuensi dipengaruhi banyak
sedikitnya jumlah getaran, termasuk contoh energi gerak menjadi energi bunyi.
Sifat-sifat Bunyi
Merambat
Sifat pertama dari
bunyi adalah bisa merambat, melalui zat padat, cair hingga gas karena memang
rambatan getaran bunyi ini berbentuk gelombang. Gelombang yang bisa merambat
pada zat padat, cair dan gas. Perambatan langsung getaran bunyi ini bisa
melalui udara, namun bunyi tidak dapat terdengar jika masuk dalam ruangan hampa
udara seperti ruang angkasa.
Bunyi Dipantulkan
Pemantulan atau
refleksi juga bisa dilakukan bunyi, hal ini dikarenakan bunyi sebagai gelombang
longitudinal. Ketika merambat ke tempat lain, bunyi kemudian merapat ke
benda-benda di sekitarnya, bunyi dapat dipantulkan ketika menabrak dinding.
Berdasarkan jarak sumber bunyi, bunyi pantul dibedakan menjadi tiga jenis.
Pertama pantul
jarak jauh, yakni bunyi pantul yang mampu memperkuat bunyi asli dan biasanya
terjadi dalam keadaan antara sumber bunyi dan dinding pantul dengan jarak yang
tidak begitu jauh, pada umumnya kurang dari 10 meter. Jenis kedua adalah gaung,
merupakan bunyi pantul yang bunyinya kurang terdengar dengan jelas.
Gaung muncul karena
adanya bunyi pantul dengan campuran bunyi asli, akibat dari fenomena ini adalah
bunyi pantul bisa mengganggu pendengaran. Kondisi ini bisa terjadi dalam jarak
antara 10 sampai 20 meter. Jenis ketiga adalah gema, merupakan bunyi yang
dihasilkan akibat pantulan dan baru terdengar setelah bunyi asli didengar.
Bunyi Dibiaskan
Menjadi salah satu sifat dari gelombang yakni pembiasan atau refraksi,
seperti adanya petir yang terdengar lebih keras jika muncul di malam hari
ketimbang siang hari. Hal ini terjadi karena suhu udara atas pada siang hari
lebih dingin ketimbang suhu udara bawah, begitu juga sebaliknya ketika pada
malam hari.
Manfaat Gelombang Bunyi
Dalam praktik kenyataannya, gelombang bunyi timbul akibat adanya
energi bunyi dan hal ini menimbulkan beberapa manfaat. Manfaat ini muncul dalam
kehidupan manusia dan bahkan menjadi penentu krusial kondisi tertentu. Apa saja
manfaat yang dihasilkan bunyi bagi kehidupan manusia, berikut di antaranya.
Cara cek kandungan lewat Ultrasonografi (USG)
Pengujian Ultrasonik
Terapi Ultrasonik.
Pembersih Ultrasonik.
Sonar.
Intensitas bunyi
Intensitas bunyi merupakan daya yang dibawa gelombang suara. Per
satuan luas, gelombang suara tegak lurus dari arah cepat rambat gelombang. Ada
juga taraf intensitas bunyi yang dinyatakan dalam desibel
(dB). Rumus taraf intensitas bunyi ini dipakai untuk mengukur gelombang
suara. Pada dasarnya rumus intensitas bunyi adalah daya (W) dibagi luas (m2).
Satuan intensitas bunyi adalah Watt per meter persegi. Telinga manusia
bisa mendengar bunyi terendah yang dinamakan intensitas ambang dengar. Sedangkan intensitas tertinggi dapat
didengar manusia adalah 1 W/m2. Bunyi bisa terdengar dua kali lebih keras jika
intensitas 10 kali lebih besar. Para ahli mendefinisikan besaran yang dinamakan
taraf intensitas bunyi. Pengertian taraf intensitas bunyi adalah hasil proses
logaritma. Artinya jika masing-masing taraf intensitas 30 dB dibunyikan
bersama, maka taraf intensitasnya bukan 60 dB. Cara mengetahui taraf intensitas
yaitu menjumlahkan aljabar biasa. Taraf intensitas bunyi adalah nilai logaritma
yang membandingkan intensitas bunyi, dengan intensitas ambang pendengaran.
Contoh taraf intensitas bunyi yaitu sirine mobil.
Umumnya taraf intensitas bunyi dipakai untuk menunjukkan tingkat
kebisingan yang dihasilkan sumber bunyi. Rumus taraf intensitas bunyi
dinyatakan dalam desibel (dB). Desibel adalah satuan untuk mengukur intensitas
suara ke telinga. Desibel menjadi unit pilihan dalam literatur ilmiah. Bunyi ke
telinga dapat merasakan suara yang lebih akurat.
Rumus taraf intensitas bunyi yaitu: TI = 10 log l/lo Keterangan: TI =
Taraf intensitas bunyi (dB)
Comments
Post a Comment